{"title":"DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KESEHATAN","authors":"S. Susilawati","doi":"10.22437/esehad.v2i1.13749","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRAK \n Perubahan iklim dapat mempengaruhi kesehatan manusia dengan dua cara yaitu secara langsung dan tidak langsung yaitu mempengaruhi kesehatan manusia secara langsung berupa paparan langsung dari perubahan pola cuaca ( temperatur, curah hujan, kenaikan muka air laut, dan peningkatan frekuensi cuaca ekstrim). Kejadian cuaca ektrim dapat mengancam kesehatan manusia bahkan kematian. Selain itu mempengaruhi kesehatan manusia secara tidak langsung. Mekanisme yang terjadi adalah perubahan iklim mempengaruhi faktor lingkungan seperti perubahan kualitas lingkungan (kualitas iar,udara, dan makanan), penipisan lapisan ozon,penurunan sumber daya air, kehilangan fungsi ekosistem, dan degradasi lahan yang pada akhirnya faktor-faktor tersebut akan mempengaruhi kesehatan manusia. Dampak tidak langsunya berupa kematian dan kesakitan akibat penyakit terkait perubahan iklim dipicu oleh adanya perubahan suhu,pencemaran udara,penyakit bawaan air dan makanan, serta penyakit bawaan ventor dan hewan pengerat, Malnutrisi, dapat terjadi karena terganggunya sumber makanan dan panen. Dari uraian diatas maka saran yang dapat kami sampaikan adalah untuk memperkuat regulasi aturan yang meperhatikan kualitas lingkungan sehingga dampak lingkungan dan kesehatan dapat di minimalisasi bahkan di hilangkan, kolaborasi dan sinergitas sektor yang penting dalam mengatasi perubahan iklim. Untuk masyarakat : untuk selalu menjaga lingkungan, hemat pemakaian energi, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, mengelola sampah rumah tangga, dll \n \nKata Kunci: Perubahan Iklim, Kesehatan \n ","PeriodicalId":368756,"journal":{"name":"Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Disease","volume":"56 4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"5","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Disease","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22437/esehad.v2i1.13749","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 5
Abstract
ABSTRAK
Perubahan iklim dapat mempengaruhi kesehatan manusia dengan dua cara yaitu secara langsung dan tidak langsung yaitu mempengaruhi kesehatan manusia secara langsung berupa paparan langsung dari perubahan pola cuaca ( temperatur, curah hujan, kenaikan muka air laut, dan peningkatan frekuensi cuaca ekstrim). Kejadian cuaca ektrim dapat mengancam kesehatan manusia bahkan kematian. Selain itu mempengaruhi kesehatan manusia secara tidak langsung. Mekanisme yang terjadi adalah perubahan iklim mempengaruhi faktor lingkungan seperti perubahan kualitas lingkungan (kualitas iar,udara, dan makanan), penipisan lapisan ozon,penurunan sumber daya air, kehilangan fungsi ekosistem, dan degradasi lahan yang pada akhirnya faktor-faktor tersebut akan mempengaruhi kesehatan manusia. Dampak tidak langsunya berupa kematian dan kesakitan akibat penyakit terkait perubahan iklim dipicu oleh adanya perubahan suhu,pencemaran udara,penyakit bawaan air dan makanan, serta penyakit bawaan ventor dan hewan pengerat, Malnutrisi, dapat terjadi karena terganggunya sumber makanan dan panen. Dari uraian diatas maka saran yang dapat kami sampaikan adalah untuk memperkuat regulasi aturan yang meperhatikan kualitas lingkungan sehingga dampak lingkungan dan kesehatan dapat di minimalisasi bahkan di hilangkan, kolaborasi dan sinergitas sektor yang penting dalam mengatasi perubahan iklim. Untuk masyarakat : untuk selalu menjaga lingkungan, hemat pemakaian energi, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, mengelola sampah rumah tangga, dll
Kata Kunci: Perubahan Iklim, Kesehatan