SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN BLOK TANAH BERSERTIFIKAT DAN KEPEMILIKAN SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK TERUTANG DI KABUPATEN PIDIE BERBASIS QUANTUM GIS
{"title":"SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN BLOK TANAH BERSERTIFIKAT DAN KEPEMILIKAN SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK TERUTANG DI KABUPATEN PIDIE BERBASIS QUANTUM GIS","authors":"Rodahtul Jannah, Junaidi Salat","doi":"10.47647/jrr.v5i1.1155","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Dari berbagai sengketa yang berkaitan dengan masalah pertanahan yang terjadi di Aceh, pada dasarnya dapat dilihat adanya sengketa yang timbul di antara warga masyarakat, sengketa antara warga masyarakat dengan perusahaan perkebunan, dan sengketa antara warga masyarakat dengan instansi ataupun lembaga pemerintah. Sengketa-sengketa pertanahan di daerah ini sebenarnya timbul bukan saja karena dampak proses reformasi yang sedang berjalan, tetapi beberapa sengketa sudah terjadi, dan benih-benih persengketaan itu memang sudah ada jauh sebelum era reformasi dimulai. Kantor Pertanahan Kabupaten Pidie, didapati bahwa pendataan akta tanah dilakukan melalui kertas dan datang langsung ke gampong dengan bertemu masyarakat yang akan memberikan data seputar tanah mereka. Penelitian ini mencoba untuk melakukan terkait pendataan tanah bersertifikat di Kabupaten Pidie dengan teknik penggalian sumber data di lokasi. Hasil sistem kemudian diolah dan divisualkan dalam bentuk WebGIS untuk memudahkan dalam menampilkan informasi spasial. Digitasi peta menggunakan Google Maps dan QGIS berupa titik, garis dan polygon. Sebelumnya pendataan tanah bersertifikat dan pemberitahuan pajak masih menggunakan manual dalam pendataan nya, sehingga menyulitkan petugas dan administrasi. Dengan adanya sistem informasi geografis ini dapat membantu pihan Kantor Pertanahan Kabupaten Pidie dalam pelaporan data secara digital dan berbasis global information system (GIS).Kata Kunci : Pemetaan Blok Tanah Sertifikat, QGIS, Badan Pertanahan","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Real Riset","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.47647/jrr.v5i1.1155","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Dari berbagai sengketa yang berkaitan dengan masalah pertanahan yang terjadi di Aceh, pada dasarnya dapat dilihat adanya sengketa yang timbul di antara warga masyarakat, sengketa antara warga masyarakat dengan perusahaan perkebunan, dan sengketa antara warga masyarakat dengan instansi ataupun lembaga pemerintah. Sengketa-sengketa pertanahan di daerah ini sebenarnya timbul bukan saja karena dampak proses reformasi yang sedang berjalan, tetapi beberapa sengketa sudah terjadi, dan benih-benih persengketaan itu memang sudah ada jauh sebelum era reformasi dimulai. Kantor Pertanahan Kabupaten Pidie, didapati bahwa pendataan akta tanah dilakukan melalui kertas dan datang langsung ke gampong dengan bertemu masyarakat yang akan memberikan data seputar tanah mereka. Penelitian ini mencoba untuk melakukan terkait pendataan tanah bersertifikat di Kabupaten Pidie dengan teknik penggalian sumber data di lokasi. Hasil sistem kemudian diolah dan divisualkan dalam bentuk WebGIS untuk memudahkan dalam menampilkan informasi spasial. Digitasi peta menggunakan Google Maps dan QGIS berupa titik, garis dan polygon. Sebelumnya pendataan tanah bersertifikat dan pemberitahuan pajak masih menggunakan manual dalam pendataan nya, sehingga menyulitkan petugas dan administrasi. Dengan adanya sistem informasi geografis ini dapat membantu pihan Kantor Pertanahan Kabupaten Pidie dalam pelaporan data secara digital dan berbasis global information system (GIS).Kata Kunci : Pemetaan Blok Tanah Sertifikat, QGIS, Badan Pertanahan