{"title":"TATALAKSANA INFEKSI TB LATEN","authors":"Ilham Ilham","doi":"10.32883/hcj.v7i1.1490","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Global TB Report melaporkan 7,1 juta kasus TB baru secara global pada tahun 2019. WHO melaporkan pada tahun 2016, seperempat penduduk dunia (1,7 milyar orang) telah terinfeksi M.TB melalui uji tuberculin dan pemeriksaan IGRA. Sebagian besar tidak bergejala, namun tetap memiliki risiko mengalami reaktivasi dan menjadi infeksius. Sekitar 90-95% orang terinfeksi M.TB akan menjadi infeksi TB laten (ITBL), sisanya 5-10% akan berkembang menjadi TB aktif. Sekitar 7-10 %. ITBL akan terjadi reaktifasi menjadi TB aktif. Penatalaksanaan ITBL merupakan suatu upaya untuk mencapai Zero TB pada tahun 2050. Secara global Asia memiliki proporsi ITBL yang tinggi, prevalensi tertinggi di Asia Tenggara sebesar 31% dan kawasan Pasifik Barat sebesar 28%, dibandingkan dengandikawasan dunia lainnya. ACHA (The American College Health Association) menyebutkan ITBL dapat didiagnosis dan diterapi jika hasil tes tuberkulin positif dan Interferon-Gamma Release Assays (IGRA) yang dikonfirmasi dengan hasil rontgen thoraks yang normal. Center of Disease Control (CDC) tahun 2020 merekomendasikan tiga regimen pengobatan pilihan (INH dan RPT sekali seminggu selama 3 bulan, Rifampisin 3-4 bulan dan INH dan Rifampisin selam 3-4 bulan) dan 2 alternatif pengobatan (INH selama 6 bulan dan INH selama 9 bulan). Sebelum pemberian terapi ITBL harus dipastikan terlebih dahulu pasien tidak menderita TB aktif.Kata kunci : TB laten, uji tuberculin, IGRA, tatalaksana ITBL","PeriodicalId":337834,"journal":{"name":"Human Care Journal","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-02-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Human Care Journal","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.32883/hcj.v7i1.1490","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Global TB Report melaporkan 7,1 juta kasus TB baru secara global pada tahun 2019. WHO melaporkan pada tahun 2016, seperempat penduduk dunia (1,7 milyar orang) telah terinfeksi M.TB melalui uji tuberculin dan pemeriksaan IGRA. Sebagian besar tidak bergejala, namun tetap memiliki risiko mengalami reaktivasi dan menjadi infeksius. Sekitar 90-95% orang terinfeksi M.TB akan menjadi infeksi TB laten (ITBL), sisanya 5-10% akan berkembang menjadi TB aktif. Sekitar 7-10 %. ITBL akan terjadi reaktifasi menjadi TB aktif. Penatalaksanaan ITBL merupakan suatu upaya untuk mencapai Zero TB pada tahun 2050. Secara global Asia memiliki proporsi ITBL yang tinggi, prevalensi tertinggi di Asia Tenggara sebesar 31% dan kawasan Pasifik Barat sebesar 28%, dibandingkan dengandikawasan dunia lainnya. ACHA (The American College Health Association) menyebutkan ITBL dapat didiagnosis dan diterapi jika hasil tes tuberkulin positif dan Interferon-Gamma Release Assays (IGRA) yang dikonfirmasi dengan hasil rontgen thoraks yang normal. Center of Disease Control (CDC) tahun 2020 merekomendasikan tiga regimen pengobatan pilihan (INH dan RPT sekali seminggu selama 3 bulan, Rifampisin 3-4 bulan dan INH dan Rifampisin selam 3-4 bulan) dan 2 alternatif pengobatan (INH selama 6 bulan dan INH selama 9 bulan). Sebelum pemberian terapi ITBL harus dipastikan terlebih dahulu pasien tidak menderita TB aktif.Kata kunci : TB laten, uji tuberculin, IGRA, tatalaksana ITBL
据全球结核病报告,2019年全球有7100万例新结核病病例。世界卫生组织于2016年报告,通过tuberculin检测和IGRA筛查,世界四分之一的人口(17亿人)感染了结核病。大部分没有震动,但也有重新激活和变成消毒剂的风险。大约90-95%的人感染了结核病,剩下的5-10%将发展成活动性结核病。大约七到十ITBL将重新激活到活动结核病。投资计划是在2050年实现零结核病的努力。全球亚洲的人口比例很高,东南亚的流行率是31%,西太平洋地区比世界其他地区高28%。美国大学健康协会(American College Health Association)表示,如果结核病检测结果为正常性胸腔x光检查呈阳性和Interferon-Gamma Release (IGRA),就可以诊断和治疗ITBL。2020年疾病控制中心建议在进行ITBL治疗之前,必须确定患者没有活跃结核病。关键词:tuberculin test, IGRA,重新配置文件