H. Bangun, Mido Ester J.Sitorus, Kesaktian Manurung, Yulia Ananda
{"title":"PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DENGAN METODE AERASI-FILTRASI PADA AIR SUMUR BOR MASYARAKAT JALAN SETIA BUDI KELURAHAN TANJUNG REJO","authors":"H. Bangun, Mido Ester J.Sitorus, Kesaktian Manurung, Yulia Ananda","doi":"10.32883/hcj.v7i2.1759","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Besi (Fe) salah satu unsur penting dalam permukaan air dan air tanah. Senyawa besi dalam jumlah kecil di tubuh manusia sebagai pembentuk sel-sel darah merah,tubuh memerlukan 7-35 mg/hari sebagian diperoleh dari air.Tetapi zat Fe yang melebihi dosis dalam tubuh akan menyebabkan masalah kesehatanseperti merusak dinding usus,berkurangnya fungsiparu-paru,dapat menimbulkan noda pada peralatan dan bahan yang berwarna putih.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penurunan kadar besi(Fe) pada air sumur bor dengan metode aerasi-filtrasi pada air sumur bor masyarakat Jalan Setia Budi, Kel.Tanjung Rejo.Jenis penelitian Quasi Eksperimental Design (Rancangan Eksperimen Semu) dengan desain Pre-Test dan Post-Test.Sampel air sumur bor diambil 1 sumur diKelurahan Tanjung Rejo.Pemeriksaan kadar besi(Fe)dilakukan oleh petugas Lab.Lingkungan.Hasil penelitian secara fisik air yang belum diberikan perlakuan memiliki warna kuning, berbau(karat atau tanah),dan air terasa licin ketika sudah diberikan perlakuan dengan lama kontak 30, 45 dan 60 menit dengan metode aerasi-filtrasi air tersebut jernih dan tidak berbau. Sebelum dilakukan aerasi-filtrasi didapat hasil sebesar 4,25mg/l dan proses penurunan kadar besi dengan Metode Aerasi-Filtrasi dengan lama kontak 30 menit sebesar 3,10 mg/l dan 45 menit sebesar 1,85 mg/l belum memenuhi syarat.Pada waktu kontak 60 menit sebesar 1,00 mg/l dan sudah memenuhi syarat baku mutu sesuai Permenkes No.32 Tahun 2017, kadar maksimum besi sebesar 1,00 mg/l.","PeriodicalId":337834,"journal":{"name":"Human Care Journal","volume":"141 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-07-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Human Care Journal","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.32883/hcj.v7i2.1759","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Besi (Fe) salah satu unsur penting dalam permukaan air dan air tanah. Senyawa besi dalam jumlah kecil di tubuh manusia sebagai pembentuk sel-sel darah merah,tubuh memerlukan 7-35 mg/hari sebagian diperoleh dari air.Tetapi zat Fe yang melebihi dosis dalam tubuh akan menyebabkan masalah kesehatanseperti merusak dinding usus,berkurangnya fungsiparu-paru,dapat menimbulkan noda pada peralatan dan bahan yang berwarna putih.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penurunan kadar besi(Fe) pada air sumur bor dengan metode aerasi-filtrasi pada air sumur bor masyarakat Jalan Setia Budi, Kel.Tanjung Rejo.Jenis penelitian Quasi Eksperimental Design (Rancangan Eksperimen Semu) dengan desain Pre-Test dan Post-Test.Sampel air sumur bor diambil 1 sumur diKelurahan Tanjung Rejo.Pemeriksaan kadar besi(Fe)dilakukan oleh petugas Lab.Lingkungan.Hasil penelitian secara fisik air yang belum diberikan perlakuan memiliki warna kuning, berbau(karat atau tanah),dan air terasa licin ketika sudah diberikan perlakuan dengan lama kontak 30, 45 dan 60 menit dengan metode aerasi-filtrasi air tersebut jernih dan tidak berbau. Sebelum dilakukan aerasi-filtrasi didapat hasil sebesar 4,25mg/l dan proses penurunan kadar besi dengan Metode Aerasi-Filtrasi dengan lama kontak 30 menit sebesar 3,10 mg/l dan 45 menit sebesar 1,85 mg/l belum memenuhi syarat.Pada waktu kontak 60 menit sebesar 1,00 mg/l dan sudah memenuhi syarat baku mutu sesuai Permenkes No.32 Tahun 2017, kadar maksimum besi sebesar 1,00 mg/l.