HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA REMAJA PUTRI DI KECAMATAN JELBUK JEMBER, JAWA TIMUR
Yunidar Dwi Puspitasari, Tantut Susanto, Kholid Rosyidi Muhammad Nur
{"title":"HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA REMAJA PUTRI DI KECAMATAN JELBUK JEMBER, JAWA TIMUR","authors":"Yunidar Dwi Puspitasari, Tantut Susanto, Kholid Rosyidi Muhammad Nur","doi":"10.22435/kespro.v10i1.1533","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract \nBackground: Breast Cancer is commonly diagnosed in fertile women over the age of 35, but recently there is also possibility for adolescent to develop this disease. Prevention that can be done to detect breast cancer early is by doing Breast Self-Examination (BSE). \nObjective: The purpose of research was to analyze the correlation between the role of family with the knowledge and the attitude of BSE among adolescent girls in Jelbuk sub-district, Jember. \nMethod: This research was a correlational analysis that applied cross-sectional approach conducted on 360 participants using cluster random sampling technique in Jelbuk sub-district, Jember. The data were collected by using questionnaires to measure the characteristic of the participants including sociodemographic, the role of family, and knowledge, attitude, and practice of BSE. Data analysis was done by using Spearman Rank test. \nResults: Of 360 participants, it was identified that the family role was good (Md=146), knowledge and attitude was also good (Md=23). The role of family was correlated with knowledge and attitude of BSE (r=0,261; p-value=<0,001). \nConclusion: There are any relationships between the role of family with knowledge and BSE. Therefore, there is a need for improving of health education and promotion in the family so that, families can carry out their role better and become source of information about BSE for adolescent girls. \nKeywords: BSE, the role of family, reproductive health \nAbstrak \nLatar belakang: Kanker payudara yang biasa dialami perempuan usia subur di atas 35 tahun saat ini mengalami pergeseran dan mulai dialami oleh remaja. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menemukan kanker payudara secara dini adalah deteksi dini pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). \nTujuan: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara peran keluarga dengan pengetahuan dan sikap SADARI pada remaja putri di Kecamatan Jelbuk Jember. \nMetode: Penelitian ini merupakan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan sampel sebanyak 360 responden yang dipilih melalui teknik cluster random sampling di Kecamatan Jelbuk Jember. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur karakteristik responden yaitu sosiodemografi, peran keluarga, serta pengetahuan, sikap dan praktik SADARI. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank. \nHasil: Dari 360 responden sebagai sampel, teridentifikasi peran keluarga yang baik (Md=146) dan perilaku (keyakinan) SADARI baik (Md=23). Peran keluarga berhubungan dengan perilaku (keyakinan) SADARI (r=0,261; p-value=<0,001). \nKesimpulan: Terdapat hubungan antara peran keluarga dengan pengetahuan dan SADARI pada remaja putri di Kecamatan Jelbuk. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pendidikan dan promosi kesehatan pada keluarga supaya dapat menjalankan peran keluarga dengan lebih baik dan menjadi sumber informasi tentang SADARI bagi remaja putri. \n \nKata kunci: SADARI, peran keluarga, kesehatan reproduksi","PeriodicalId":103177,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Reproduksi","volume":"38 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Reproduksi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22435/kespro.v10i1.1533","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
Abstract
Background: Breast Cancer is commonly diagnosed in fertile women over the age of 35, but recently there is also possibility for adolescent to develop this disease. Prevention that can be done to detect breast cancer early is by doing Breast Self-Examination (BSE).
Objective: The purpose of research was to analyze the correlation between the role of family with the knowledge and the attitude of BSE among adolescent girls in Jelbuk sub-district, Jember.
Method: This research was a correlational analysis that applied cross-sectional approach conducted on 360 participants using cluster random sampling technique in Jelbuk sub-district, Jember. The data were collected by using questionnaires to measure the characteristic of the participants including sociodemographic, the role of family, and knowledge, attitude, and practice of BSE. Data analysis was done by using Spearman Rank test.
Results: Of 360 participants, it was identified that the family role was good (Md=146), knowledge and attitude was also good (Md=23). The role of family was correlated with knowledge and attitude of BSE (r=0,261; p-value=<0,001).
Conclusion: There are any relationships between the role of family with knowledge and BSE. Therefore, there is a need for improving of health education and promotion in the family so that, families can carry out their role better and become source of information about BSE for adolescent girls.
Keywords: BSE, the role of family, reproductive health
Abstrak
Latar belakang: Kanker payudara yang biasa dialami perempuan usia subur di atas 35 tahun saat ini mengalami pergeseran dan mulai dialami oleh remaja. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menemukan kanker payudara secara dini adalah deteksi dini pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).
Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara peran keluarga dengan pengetahuan dan sikap SADARI pada remaja putri di Kecamatan Jelbuk Jember.
Metode: Penelitian ini merupakan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan sampel sebanyak 360 responden yang dipilih melalui teknik cluster random sampling di Kecamatan Jelbuk Jember. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur karakteristik responden yaitu sosiodemografi, peran keluarga, serta pengetahuan, sikap dan praktik SADARI. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank.
Hasil: Dari 360 responden sebagai sampel, teridentifikasi peran keluarga yang baik (Md=146) dan perilaku (keyakinan) SADARI baik (Md=23). Peran keluarga berhubungan dengan perilaku (keyakinan) SADARI (r=0,261; p-value=<0,001).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara peran keluarga dengan pengetahuan dan SADARI pada remaja putri di Kecamatan Jelbuk. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pendidikan dan promosi kesehatan pada keluarga supaya dapat menjalankan peran keluarga dengan lebih baik dan menjadi sumber informasi tentang SADARI bagi remaja putri.
Kata kunci: SADARI, peran keluarga, kesehatan reproduksi
背景:乳腺癌常见于35岁以上有生育能力的女性,但近年来青少年也有可能患此病。早期发现乳腺癌的预防方法是进行乳房自我检查(BSE)。目的:分析吉林省杰尔北街道青春期少女对疯牛病的认知和态度与家庭角色的关系。方法:本研究采用横断面方法,采用整群随机抽样技术,对吉林省杰尔北街道360名参与者进行相关分析。采用问卷调查的方法对调查对象的社会人口学特征、家庭角色、对疯牛病的认识、态度和行为进行调查。数据分析采用Spearman Rank检验。结果:360名被调查者家庭角色认同良好(Md=146),知识态度认同良好(Md=23)。家庭角色与疯牛病知识和态度相关(r= 0.261;假定值= < 0001)。结论:家庭知识角色与疯牛病的发生有一定关系。因此,有必要改善家庭中的健康教育和宣传,以便家庭能够更好地发挥其作用,并成为少女关于疯牛病的信息来源。【关键词】疯牛病,家庭作用,生殖健康【关键词】疯牛病,家庭作用,生殖健康【关键词】疯牛病,家庭作用,生殖健康】彭加汉阳dapat dilakukan untuk menemukan kanker payudara secara dini adalah deteksi dini peremeriksaan payudara sendiri (SADARI)。图胡安:图胡安penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara peran keluarga dengan pengetahuan dan sikap SADARI pada remaja putri di Kecamatan Jelbuk Jember。方法:Penelitian ini merupakan analysis - ko关系型dengan pendekatan横截面dan menggunakan样本sebanyak 360响应yang dipilih melalui teknik整群随机抽样di Kecamatan Jelbuk Jember。数据:调查对象为社会人口统计学、peran keluarga、serta pengetahuan、sikap dan praktik SADARI。分析数据的双库坎登根乌吉斯皮尔曼排名。Hasil: Dari 360响应sebagai样品,teridentifikasi peran keluarga yang baik (Md=146) dan periaku (keyakinan) SADARI baik (Md=23)。Peran keluarga berhubungan dengan perakaku (keyakinan) SADARI (r= 0.261;假定值= < 0001)。Kecamatan: Terdapat hubungan antara peran keluarga dengan pengetahuan dan SADARI pada remaja putri di Kecamatan Jelbuk。我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说。Kata kunci: SADARI, peran keluarga, kesehatan reduksi